Tandaseru — Anggota DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, menemui anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri, melakukan pembahasan terkait aspirasi masyarakat soal infrastruktur jalan yang banyak terhambat akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi I Yoram Uang, usai rombongan DPRD Halbar yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim, bersama anggota lainnya melakukan pertemuan dengan Irine baru-baru ini di Jakarta.

Yoram menyampaikan, harapan masyarakat Halbar untuk menikmati akses jalan yang lebih baik kini mulai menemukan titik terang, dan memastikan aspirasi terkait infrastruktur mendapat perhatian serius dari DPR RI.

“Ibu Irine sangat merespons dengan baik. Jalan Loloda Tengah dan Matui–Tataleka menjadi prioritas, tinggal menunggu surat resmi dari bupati untuk ditindaklanjuti langsung di Kementerian PUPR,” ungkapnya pada wartawan, Kamis (03/10/2025).

Menurut Ketua Fraksi Demokrat ini, usulan pembangunan itu sebenarnya telah diajukan secara administrasi oleh Bupati James Uang melalui Dinas Pekerjaan Umum. Namun, DPRD ingin memastikan usulan tersebut dikawal hingga ke tingkat kementerian.

“Sebelumnya DPRD Halbar juga telah bertatap muka dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan infrastruktur di daerah. Langkah ini dinilai penting agar pemerintah pusat memahami kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

DPRD Halbar, kata Yoram, berharap proyek pembangunan jalan Loloda Tengah, Matui – Tataleka dapat masuk agenda prioritas, baik pada akhir tahun ini maupun paling lambat awal tahun mendatang.

“Masyarakat sangat menanti jalan ini. Dan dengan dukungan Komisi V, kami optimistis realisasinya bisa segera terwujud,” tandasnya.

Pertemuan dengan Komisi V DPR RI sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan DPR RI dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Halmahera Barat, meski anggaran transfer pusat ke daerah mengalami pemangkasan cukup besar.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter