Tandaseru — Nelayan kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menyerang kapal pakura milik nelayan Bitung, Sulawesi Utara, yang diduga memancing ikan hingga masuk kawasan laut Morotai. Satu kapal pakura bahkan mengikat tali kapalnya di rumpon milik nelayan Morotai, membuat eskalasi kemarahan nelayan lokal kian meningkat.

Kesal dengan kejadian yang terus berulang, nelayan Morotai akhirnya melempari kapal pakura dengan batu. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/9/2025) pukul 03.00 WIT di perairan laut dengan jarak 12 mil dari pantai.

Tak hanya itu, enam perahu mini milik kapal pakura diamankan nelayan ke desa Sangowo, kecamatan Morotai Timur.

Ketua Nelayan Mortim, Yanto Ali, kepada tandaseru.com menegaskan nelayan merasa kesal sehingga spontan mengepung satu kapal pakura itu.

“Enam perahu mini sudah kami tahan di daratan desa Sangowo, karena kapal pakura ikat tali di rumpon kami,” tegasnya.

“Jadi kami kesal karena sejauh ini tuntutan aksi dua kali belum ada solusi yang ditindaklanjuti, buktinya kapal pakura masih beraktivitas di wilayah tangkap nelayan Morotai. Jadi perahu yang kecil yang dipakai untuk memancing ikan tuna kami sudah tahan di daratan, dan ini sebagai jaminan untuk selesaikan masalah ini,” sambung Yanto.

Danpos Marnit Polairud Morotai Bripka Taklim Arif ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.

“Jadi saat ini sudah ada dua personil di lokasi untuk mengamankan situasi supaya tidak ada eskalasi meningkat antara nelayan Morotai dan nelayan pakura Bitung,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter