Tandaseru — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, mendapatkan nilai kualitas sedang dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2024 yang dilakukan Ombudsman RI.
Sekretaris Daerah Julius Marau saat dikonfirmasi usai rapat bersama OPD menyampaikan, hasil penilaian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Halmahera Barat.
“Rapat bersama OPD tadi kita telah berdiskusi apa saja yang menjadi kekurangan dan kendala. Kita juga berkomitmen untuk terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya, Selasa (29/4/2025).
Julius mengatakan, penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pelayanan pemerintah. Maka dari itu, Pemda Halbar berkomitmen meningkatkan kualitas layanan yang diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat.
Sekda yang baru dilantik ini menjelaskan, penilaian Ombudsman pada beberapa OPD yang dijadikan sampel di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Sahu dan Sidangoli.
“Dari penilaian tersebut kita secara umum diberi nilai 68,70 atau opininya masuk kategori kualitas sedang (nilai C). Bersama OPD terkait kita melakukan evaluasi apa yang menjadi kendala sehingga kita tidak bisa mendorong ke nilai B atau nilai A. Setelah melakukan rapat apa yang harus ditindaklanjuti agar di 2026 kita bisa naik dan mendapatkan nilai B,” tegasnya.
Ia mencontohkan, di Disdukcapil sarana dan prasarana yang belum mendukung seperti toilet dan bangunan juga menjadi ukuran. Pasalnya, toilet yang disediakan hanya satu, sementara bangunannya sangat kecil. Sedangkan yang paling tepat adalah Disdukcapil memiliki bangunan sendiri.
“Dalam penilaian ini tentu implementasinya dirasakan oleh masyarakat. Jika nilainya makin tinggi itu makin baik pelayanan ke masyarakat. Kita berharap pada tahun berikut itu lebih baik, dan sudah dijadwalkan setiap dua minggu kita melakukan rapat evaluasi upaya apa yang sudah mereka lakukan dan apa kendalanya,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.