Tandaseru — Puluhan demonstran dari Aliansi Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) menggeruduk Rutan Ternate, Kamis (19/12/2024).

Massa berjumlah sekitar 60 orang itu mendatangi rutan untuk memastikan kondisi mantan gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK) yang tengah ditahan dengan kondisi kesehatan memprihatinkan.

Menggunakan dua truk, massa juga membakar ban bekas di depan pintu masuk rutan yang berlokasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate.

Abdul Haris Suben, koordinator aksi, dalam orasinya menyatakan gerakan yang dilakukan murni merupakan inisiatif mereka.

“Kami hanya melihat terkait dengan eks gubernur Maluku Utara Pak Haji Abdul Gani Kasuba yang kemudian diperlakukan tidak manusiawi,” tegasnya.

Menurutnya, surat yang dikeluarkan dokter RSUD CB bahwa AGK sudah bisa menjalani rawat jalan tidak sesuai dengan mekanisme dan fakta di lapangan. Sebab kondisi kesehatan AGK sangat tidak layak untuk menjalani penahanan.

“Karena itu kami aksi di dua tempat di Komnas HAM dan rutan ini kami pastikan beliau sehat atau tidak,” ujarnya.

Ia bilang, jika hal yang tak diinginkan sampai terjadi kepada AGK saat dirawat di rutan, maka berpotensi terjadi gejolak. Pasalnya, eks gubernur dua periode itu memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Kalau mereka terus paksakan dan mereka tidak rawat inap, dan apabila terjadi apa-apa di dalam rutan, maka itu kami tidak bertanggung jawab kalau terjadi apa-apa. Karena kedekatan emosional pak haji AGK dengan masyarakat besar, kalau terjadi apa-apa kan kita tidak menginginkan itu,” tegasnya.

“Oleh karena itu tuntutan kami agar beliau Pak Haji AGK dirawat inap karena sesuai dengan usia kan sehingga beliau harus dirawat inap,” tandas Haris.

Sahril Abdullah
Editor
Reporter