Menurutnya, tujuan pembentukan lembaga adat Kesultanan Ternate wilayah Pulau Morotai itu agar tanah di Pulau Morotai tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

“Setelah ke 10 desa, dilanjutkan pelantikan di 78 desa sekitar bulan Januari 2025, tujuannya adalah karena Morotai ini adalah tanah adat yang harus dilindungi dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, pelantikan lembaga itu akan dilibatkan juga KPMLB, supaya tanah yang bersengketa di Morotai bisa diselesaikan tidak sepihak.

“Jadi lingkar bandara juga kami libatkan untuk masuk dalam lembaga adat Kesultanan Ternate yang ikut dilantik,” tandasnya.