“Kita akan melakukan pelayanan yang terbaik, fokusnya keselamatan pasien. Unsur-unsur lain itu kita belakangkan, Saya yakin dan percaya prinsip utama semua dokter itu pasti untuk keselamatan pasien. Dan kita juga bekerja sesuai dengan SOP,” tandas dr. Fahrul.

Sekadar diketahui, sebelumnya Direktur RSD Tikep dr. Fajar Puji Wibowo menyatakan manajemen memberhentikan dr. Fahrul untuk tidak lagi melakukan pelayanan kesehatan di RSUD Tidore maupun di wilayah Kota Tidore Kepulauan, sehingga kejadian yang telah terjadi tidak terulang kembali.

“Kami telah mengeluarkan surat pemberhentian dengan nomor 800.1.10/772/11/2024 tentang pemberitahuan pemberhentian dokter umum atas nama Muhammad Fahrul untuk dirumahkan. Selanjutnya terdapat proses kode etik medis yang harus dijalankan, namun tidak  lagi melakukan pelayanan kesehatan di RSD Tidore,” kata dr. Fajar, Senin (4/11/2024).