Di tengah suasana hangat tersebut, Ishak Naser, Ketua Tim Pemenangan HAS dan juga alumni Makassar, mengungkapkan betapa eratnya hubungan sejarah antara Maluku Utara dan Sulselbar. Ia mengenang bahwa di Makassar terdapat kampung Moloku di dekat Benteng Rotterdam, sebagaimana di Ternate ada Kampung Makassar di dekat Benteng Oranje.
“Ini bukti bahwa hubungan Sulselbar dengan Maluku Utara sudah terjalin lama, termasuk dalam urusan politik,” ujarnya.
Pertemuan semakin hangat ketika Asrul Rasyid Ichsan menyampaikan pidatonya. Ia, yang juga alumni Makassar, merasa memiliki ikatan emosional dengan warga Sulselbar.
“Orang Sulselbar sudah seperti keluarga bagi saya. Saat kuliah, saya merasakan bagaimana mereka menjunjung tinggi adat, sama seperti kami di Maluku Utara. Saya yakin, orang Bugis, Makassar, dan Sulawesi Barat pasti mendukung HAS,” katanya penuh keyakinan.
Di akhir pertemuan, Sultan Husain Alting Sjah mengucapkan terima kasih kepada warga Sulselbar atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kedekatan budaya dan nilai-nilai yang dianut masyarakat Sulselbar membuatnya merasa yakin akan komitmen FKMS.
“Orang Bugis-Makassar dikenal sangat menghormati nilai ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Mereka adalah pendukung yang setia,” tutur Sultan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.