Tandaseru — Pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji 20 Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, diwarnai dengan aksi unjuk rasa mahasiswa dari gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pulau Morotai, Senin (4/11).
Aliansi gerakan mahasiswa ini dimulai sekitar pukul 15.00 WIT sore di depan Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai. Mereka menyuarakan 9 poin tuntutan permasalahan di Morotai.
Aksi yang dikoordinir Hamdi Jailan sempat memaksa menerobos masuk halaman Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai dan meminta hearing terbuka dengan 20 anggota DPRD yang baru dilantik.
“Kami minta DPRD segera mengesahkan Raperda, secepatnya membentuk RT-RW kemudian mengevaluasi paket multi years pembangunan yang terbengkalai, segera realisasi persoalan air bersih Desa Pandanga dan Juanga,” cetus Hamdi.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.