Awat berharap, dengan hadirnya listrik, masyarakat mampu nyalakan mimpinya. Mimpi untuk memiliki hunian yang terang di malam hari, melihat anak-anaknya semangat belajar karena sudah ada listrik, hingga mimpi untuk mempunyai usaha sendiri.

“Tak dapat dipungkiri bahwa listrik adalah kebutuhan primer saat ini bagi kita semua. Akses untuk bisa menikmatinya dan memanfaatkannya juga merupakan tanggung jawab Kami. Untuk itu saya berharap, masyarakat ke depannya semakin sejahtera dengan memanfaatkan listrik sebaik-baiknya. Terutama dalam hal peningkatan taraf dan kualitas hidup,” harap Awat.

Salah seorang penerima manfaat program ini, Nur Coling mengatakan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya.

“Kami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa akses listrik ini. Bahkan anak-anak mau belajar di malam hari pun bertahan dengan penerang apa adanya. Program ini telah membantu kami mewujudkan mimpi itu. Jadi, kami ucapkan banyak terima kasih kepada PLN,” ucap Nur.

Adapun Nur yang tinggal di Batu Tagepe, Kota Ambon, ini mendapatkan bantuan penyalaan listrik berdaya 900VA melalui program Light Up The Dream ini. Program ini akan terus digalakkan secara kontinyu demi pemerataan listrik dan membantu mewujudkan energi berkeadilan.