Sementara Djufri pada kesempatan yang sama menjelaskan, pasca dirinya bersama James Uang dilantik dengan masa jabatan 3,5 tahun, permasalahan pertama yang dihadapi adalah penanganan Covid-19 yang mengharuskan semua anggaran di-refocusing untuk penanganan pandemi. Permasalahan kedua adalah utang peninggalan pemerintahan sebelumnya sebesar Rp 135 miliar yang harus dituntaskan pemerintahan JUJUR.

“Untuk utang ini tetap kami hadapi dan akhirnya diselesaikan. Kami sadar di periode kepemimpinan yang hanya 3,5 tahun dengan sejumlah problem yang dihadapi itu semua program belum terlaksana secara maksimal. Olehnya itu, kami berkomitmen menuntaskan 7 program itu di periode kedua,” tuturnya.

Salah satu warga Domato, Tiklas, mengakui selama pemerintahan di Halbar baru pemerintahan JUJUR yang bisa dikatakan paling terbaik. Pasalnya, baru di pemerintahan JUJUR masyarakat bisa menikmati program yang dicanangkan pemerintah daerah.

“Jadi, baru di pemerintahan ini kita selaku masyarakat bisa menikmati apa yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Contoh seperti di sektor pertanian, kami sebagai petani juga diberikan bantuan kendaraan roda tiga. Ini yang kami bisa katakan pemerintahan paling terbaik di masa pemerintahan di Halbar,” pungkas Tiklas.