Tandaseru — Bangunan SD Inpres di Desa Aru Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, nampaknya dibangun hanya untuk menghambur-hamburkan uang negara.

Betapa tidak, bangunan sekolah itu tidak lagi dipakai dan dibiarkan terbengkalai hingga rusak parah. Ini, setelah seluruh siswanya dipindahkan ke bangunan SD unggulan.

Pantauan tandaseru.com, Selasa (22/10), bangunan sekolah dengan enam ruang kelas dan ruang guru, kini bagian kayu pintu dan jendelanya rusak dimakan rayap, atap bangunannya pun tercabut dan ruang kelas ditumbuhi rumput.

Kondisi bangunan sekolah yang rusak parah ini disesalkan warga Aru Pangeo bernama Maria.

Maria bilang, sekolah itu sudah tidak dioperasikan oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai karena aktivitasnya dipindahkan ke SD Unggulan.

“Waktu Inpres ini pindah di SD Unggulan Pangeo, bangunan mulai rusak, kayu sekolah mulai hancur. Padahal sekolah di dalam kampung paling bagus karena torang bisa kontrol anak-anak. Torang khawatir anak-anak sekolah terlalu jauh, kadang pulang sekolah so tara belajar,” ujar Maria.