“Saya berada pada posisi sila kedua. Jadi saya minta bantu, ngoni bantu saya sila kedua dan sila keempat. Kalau ngoni tara bantu pa saya berarti besok lusa juga saya tara bantu pa ngoni,” tandas Abdurahman.
Terpisah, Abdurahman ketika dikonfirmasi via telepon membantah jika dirinya mengarahkan pegawainya untuk memilih paslon tertentu.
“Ah itu bukan saya pe binaan itu. Orang menyebutkan kan Pancasila sila keempat, dan tidak menyebutkan orang, mengajak juga tarada kok,” ucap Abdurahman.
Ketika disentil soal inisial nama paslon yang disebut Abdurahman dalam kesempatan itu, dia bilang, “itu mungkin dong pelintir lagi kapa. Sudah, yang jelas itu hanya pertemuan internal saja di lingkup kerja. Oke sudah ee saya masih ada rapat juga,” tutupnya.
Ketua Bawaslu Halut Ahmad Idris yang dikonfirmasi menyatakan Bawaslu telah mengantongi video tersebut. Meski tanpa ada laporan yang masuk, ia menegaskan Bawaslu akan tetap melakukan penelusuran.
“Kalau memang tidak ada laporan, kami tetap melakukan penelusuran terkait dugaan kampanye yang dilakukan oleh salah satu pejabat,” tegasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.