“Jadi meskipun kekurangan secara finansial tetapi pertolongan Allah itu nyata dan pasti kita ditolong kalau ingin membangun Maluku Utara dengan ikhlas, dan saya ingin sampaikan di sini bahwa saya ingin membuktikan bahwa kontestasi pilgub tidak mesti orang yang memiliki banyak uang. Semua orang punya hak yang sama, yang penting memiliki kapasitas dan konsistensi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” tegasnya.
Di akhir orasinya, Sultan Husain memohon dukungan dari seluruh warga masyarakat Halmahera Timur untuk bersama-sama paslon Husain-Asrul mewujudkan keadilan di Maluku Utara.
“Saya ingin sama-sama kita berkhidmat berjuang bersama dengan kami untuk tujuan mulia membangun Maluku Utara yang lebih baik. Tanpa bapak ibu dan seluruh masyarakat, saya bukan apa-apa. Untuk itu saya memohon doa dan dukungan kepada semuanya untuk mengawal agenda ini,” tandasnya.
Sementara juru kampanye Muis Djamin dalam orasinya menyatakan, seorang pemimpin harus dipilih berdasarkan kapasitas, bukan “isi tas”. Lantaran tak mengeluarkan uang untuk mendapatkan rekomendasi partai, ujarnya, Sultan Husain dan Asrul adalah paslon yang paling minim potensi korupsinya.
“Kalo yang lain kase keluar uang banyak untuk dapat partai, maka jangan heran kalo setelah jadi dorang akan pikirkan cara untuk kembalikan uang yang sudah keluar itu. Jadi jangan lupa, bapak ibu, pilihlah pemimpin yang terbaik dari yang baik-baik,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.