Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan gratis ini pemerintah daerah di bawah kepemimpinan JUJUR mengalokasikan anggaran Rp 15 miliar setiap tahun ke BPJS Kesehatan.
“Saya punya pengalaman sebelum pelayanan kesehatan gratis dicanangkan, kunjungan ke puskesmas rata-rata tidak sampai 20 orang per bulan. Tetapi sejak dicanangkan, kunjungan ke puskesmas dan rumah sakit meningkat. Kenapa kesehatan gratis ini kami lakukan, karena saya dan Pak Djufri ini berasal dari keluarga susah, sehingga ikut merasakan ketika keluarga sakit dan tidak ada anggaran untuk berobat,” ucapnya.
Menurutnya, dengan kondisi keuangan daerah seperti ini, ia dan wakil bupati nekat mengalokasikaRp 15 miliar per tahun untuk membantu warga kurang mampu berobat.
“Atas dasar ini saya yakin bapak ibu pasti mau pilih calon yang melanjutkan program, bukan calon yang datang umbar janji,” teriak James.
Mantan anggota DPRD empat periode ini menyampaikan, pada 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) akan diadakan alat kesehatan CT Scan dan alat cuci darah di RSUD Jailolo untuk pelayanan kesehatan secara gratis kepada warga.
“Jadi mulai tahun depan warga Halmahera Barat yang mau gunakan alat CT Scan maupun cuci darah tidak perlu ke Manado atau Ternate, cukup ke RSUD Jailolo saja sudah bisa dilayani,” ujarnya.
Dalam rangka mendukung program Halbar Sehat, kata James, pemerintah JUJUR juga memberikan bantuan 10 mobil ambulans kepada 9 puskesmas. Sementara program Halbar Berdering, pemerintah daerah atas bantuan Kementerian Kominfo dan PT Telkomsel sudah membangun kurang lebih 100 tower mulai dari Jangailulu sampai Rioribati.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.