Menjelang H-1 musda, panlih kemudian melakukan rapat mendadak dan mempertimbangkan rekomendasi PC IMM Kota Ternate dengan alasan masalah internal BPH Cabang IMM Kota Ternate dan menggugurkan Rifandi Umaternate dari calon ketua umum sehingga hanya tersisa dua kandidat lainnya.
“Sangat keliru jika panlih menggugurkan Rifandi Umaternate karena masalah internal cabang bukan urusan panlih. Tugas panlih hanya menerima administrasi dan jika memenuhi persyaratan maka tidak ada yang harus dipermasalahkan,” tegasnya.
Selaku Ketua Umum PC IMM Kota Ternate, Darman bersama Ketua Umum PC IMM Kepulauan Sula secara tegas menolak musyawarah dilaksanakan dan meminta pertanggungjawaban dari pimpinan teratas DPP dan DPD IMM Maluku Utara dan semua Pimpinan Ortom Muhammadiyah Maluku Utara untuk turut andil dalam menyelesaikan masalah ini.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.