Amiruddin Hasyim, Wakil Presiden Direktur NHM menyampaikan komunikasi yang transparan dan intens terhadap tantangan-tantangan operasional perusahaan kepada para pemangku kepentingan eksternal utamanya masyarakat merupakan hal yang fundamental karena bagaimanapun juga sejalan dengan kaidah pertambangan baik (Good Mining Practices) aspek pengelolaan operasional pertambangan haruslah memberi manfaat kepada masyarakat setempat. Karenanya tantangan-tantangan operasional tersebut harus dikomunikasikan dengan harapan ada saling pengertian, kesamaan pandang dan saling mendukung terhadap upaya-upaya solutif atas tantangan yang dihadapi.

Dukungan dan doa terus mengalir dari sebagian besar perwakilan masyarakat lingkar tambang yang hadir dalam pertemuan ini termasuk perwakilan adat yang diwakili oleh Simon Toloa (Kepala Adat Suku Pagu).

“Kami bersyukur NHM di bawah kendali Haji Robert melalui Indotan Group NHM selalu mengutamakan aspek peduli kemanusiaan dalam berbisnis di wilayah lingkar tambang. Ini sangat berbeda jauh saat saat NHM dalam kendali Newcrest. Peran NHM dalam perputaran ekonomi di wilayah lingkar tambang sangat penting jadi kami tetap bersabar dan selalu mendukung operasional NHM sembari berdoa agar bisa segera beroperasi normal,” ucap Simon dengan haru.

Pertemuan diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya untuk memompa semangat nasionalisme bersama-sama membangun negeri.