Ia mengatakan, program MCP menekankan pentingnya transparansi dalam pemilihan pengadaan melalui katalog konstruksi, sehingga proses pengadaan menjadi lebih efisien dan terhindar dari praktik korupsi.
“Pelatihan untuk PPK tipe B ini bertujuan memastikan proyek strategis yang dialokasikan untuk anggaran tahun 2025, akan dikelola oleh PPK yang memiliki kompetensi sesuai jenis proyek konstruksi yang ditangani,” tambah Farid.
Dengan langkah ini, diharapkan pelaku pengadaan di Malut lebih profesional dan berintegritas, sehingga proyek pembangunan infrastruktur di daerah tersebut dapat berjalan lancar dan sesuai standar.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.