Dalam kesempatan itu, Novelheins memberikan apresiasi kepada Bidang Kesehatan Masyarakat, karena Halmahera Barat pada 2025 masuk dalam lokus pemberian Multi Mikro Suplemen (MMS) yang nantinya MMS ini akan menggantikan tablet tambah darah untuk ibu hamil.
“Terimakasih kepada para kepala Puskesmas, petugas gizi dan terkhusus para kader Posyandu yang tetap setia melaksanakan tugasnya dalam perbaikan gizi masyarakat di Halbar,” pungkasnya.
Diketahui kegiatan tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini keadaan status gizi balita melalui KMS atau buku KIA, meminimalisir kesalahan dalam pengukuran, dan secara khusus untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan sejak dini sehingga dalam penanganan bisa lebih cepat dan tepat.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.