Di tengah, kapten Manahati Lestusen dan Webymar Angulo akan jadi dua gelandang box to box. Mematikan lini tengah Persebaya dan jadi opsi pertama mengirim direct pass ke lini depan adalah tugas utama keduanya. Pramoedya Putra Suharli akan mengisi slot U-22. Kinerjanya sangat diharapkan memberi dampak. Imran tak punya banyak opsi karena dua pemain muda Laskar Kie Raha sedang menjalani TC bersama Timnas.
Di lini serang, Yakob Sayuri di kanan dan Adriano di kiri akan mendukung Diego Martinez. Pergerakan Chino sejauh ini sudah sesuai skema. Yang tersisa hanyalah membuat gol. Kecepatan Yakob dan Adriano akan menekan dua bek sayap Persebaya untuk tak bebas naik melakukan penetrasi.
45 menit babak pertama adalah waktu yang lama. Imran baru punya opsi memainkan Nagamatsu setelah Pram bermain. Selain itu, masih ada Correa, Ilham Udin, Victor Mansaray atau Yandi Sofyan di lini serang yang menunggu di bench.
Malut United perlu bermain sabar, pemain tetap fokus pada game plan, kurangi berbuat kesalahan elementer di daerah 16 meter dan kita lebih baik mendukung Imran dengan semua kemampuan yang dia miliki untuk mengalahkan Bajul Ijo.
Dari materi pemain dan kemampuan taktikal dua pelatih, saya menilai kedua tim berada dalam posisi imbang. Hasil akhir laga sore ini bisa jadi ditentukan oleh detil yang kecil. Bisa jadi itu datang dari miss komunikasi, kesalahan yang tak perlu atau peluang kecil untuk bikin gol dari set piece bola mati. Laga sore ini juga jadi ajang pembuktian dua kiper yang sama-sama berusia muda. Ernando selalu jadi pilihan Shin Tae-yong dan Muhammad Fahri dalam posisi membuktikan dirinya untuk dilirik Timnas. (*)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.