“Angkutan tetap normal, kendaraan kalau campuran (roda empat) itu bisa sampai 16 unit, kalau motor itu sampai 30 unit,” bebernya.

Terpisah, Korsatpel Pelabuhan Penyeberangan Fachry A Radjiloen nenyatakan keluhan soal kondisi KMP yang dikeluhkan penumpang menjadi masukan untuk ditindaklanjuti ke ASDP.

“Kalau menurut saya, apa yang disampaikan memang kondisi kapalnya seperti itu. Kalau penumpang sudah dapat jasa, jadi karena kapasitas terbatas, mobil dan motor kami juga batasi,” tuturnya.

Ia juga mengakui jika kendaraan roda empat maupun roda dua banyak tidak terangkut. Sebab, kapasitas KMP Bobara terbatas.

“Jadi angkutan yang belum terangkut mulai dari motor dan mobil, harus menunggu hari berikut. Jadi KMP Bobara ini sudah 2 tahun berlayar Tobelo-Morotai,” tandasnya.