Pemda Halmahera Barat mencatat, hingga hari ini, setidaknya 13 desa terkena dampak erupsi Gunung Ibu, dengan total pengungsi 1.554 jiwa.

Samsuddin mengatakan, Pemprov Malut tetap memantau kondisi masyarakat terdapak secara berkala.

“Termasuk stunting. Stunting tetap menjadi perhatian, tidak ada bencana pun harus dibantu apalagi saat terkena musibah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Malut melalui BPBD sebelumnya menyalurkan bantuan berupa masker, sabun, matras, selimut, paket perlengkapan keluarga, paket kebersihan keluarga, dan makanan siap saji.

“Juga ada bantuan terdiri dari 100 dus mie, 250 kilo gram beras, 15 dus masing-masing susu kotak dan air mineral, serta tiga dus biskuit popok bayi,” tandasnya.