Sehingga melahirkan kader-kader yang memiliki kepemimpinan yang kondusif, yang berpikiran maju (progresif) dan terbuka (inklusif), memiliki kapasitas (mumpuni), dan berpengaruh baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional Sehingga kader Muhammadiyah tidak perlu diragukan eksistensinya di khalayak umum.
Kader Muhammadiyah dilatih untuk menjadi pemimpin, ketika diberi amanah maka melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab amanah atau titipan tersebut dan wajib menjaga amanah yaitu bila diberikan tugas atau dititipkan sesuatu, kita harus menyelesaikan dan menjaganya.
Di sini letak keseriusan proses kaderisasi di Muhammadiyah. Jika ada yang diragukan kader Muhammadiyah, berarti ia bukan kader Muhammadiyah.
Kader Muhammadiyah terikat oleh pesan mendiang K.H. Ahmad Dahlan. Pertama: Aku titipkan Muhammadiyah kepadamu. Kedua: menjadi apa saja, kembalilah ke Muhammadiyah. Ketiga: hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari-cari kehidupan di dalam Muhammadiyah.
Pesan inilah yaang selalu melekat di dalam diri kader yang melalui proses kaderisasi di Muhammadiyah serta ortomnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.