Mengakhiri sambutannya, ia mengharapkan para peserta mampu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bersungguh-sungguh serta memanfaatkan informasi dan ilmu yang diterima dari para narasumber nanti.
“Kesempatan ini juga menjadi sebuah media untuk kita bersama-sama berkomitmen untuk menjaga pelayanan kesehatan di Kota Tidore Kepulauan. Sehingga Inshaa Allah dengan ILP kita akan semakin yakin dan optimis untuk memberi yang terbaik demi daerah tercinta ini,” tandas Ali.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Abd Majid Do M Nur dalam laporannya mengatakan, di Kota Tidore Kepulauan tahun ini ILP akan mulai diterapkan ke tiga puskesmas, yaitu Puskesmas Ome, Puskesmas Soasio dan Puskesmas Galala.
“Untuk ke tujuh Puskesmas lainnya yaitu, Puskesmas Rum, Puskesmas Tomalou, Puskesmas Tosa, Puskesmas Akelamo, Puskesmas Talagamori, Puskesmas Payahe dan Puskesmas Lifofa penerapannya juga akan mulai dilakukan secara bertahap,” jelas Abd Majid.
Ia menambahkan, sosialisasi ILP ini menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Bidang Tata Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kota Tidore Kepulauan. Sementara peserta sosialisasi sebanayk 68 orang yang terdiri dari unsur Kecamatan, Kelurahan, Desa dan OPD terkait.
Acara pembukaan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen oleh Wali Kota bersama Kepala Dinas Kesehatan Tikep, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kota Tidore serta unsur Kecamatan, Kelurahan, Desa, OPD terkait serta perwakilan Puskesmas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.