Tandaseru — Polres Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, bakal menyerahkan sampel BBM yang dibawa KM Three Angels 01 ke laboratorium. Penyerahan ini untuk menguji kandungan BBM tersebut apakah jenis bersubsidi atau tidak.

Kasat Reskrim IPTU Ismail Salim menyatakan, sementara ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan 18 ton BBM yang masuk melalui pelabuhan Waringin.

“Sementara masih belum bisa memastikan apakah jenis BBM tersebut entah solar ataukah Pertamax dan dikategorikan sebagai subsidi. Jadi bicara soal subsidi itu sebenarnya belum bisa dipastikan betul atau bukan, makanya rencana tindaklanjuti itu akan kita periksa dengan cara melakukan uji laboratorium,” kata Ismail, Sabtu (16/3/2024).

Ia menambahkan, jika hasil uji lab keluar dan sudah diketahui BBM itu jenis apa, selanjutnya dicari fakta-fakta dari mana asal usul penyuplainya. Setelah semuanya terjawan barulah bisa divonis BBM itu adalah BBM bersubsidi yang disalahgunakan.

“Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, jadi sementara proses masih bersifat penyelidikan dan untuk BB telah kami amankan ke daratan dengan pertimbangan kalau di laut berisiko. Mungkin dalam waktu dekat sampel segera kita kirim untuk uji laboratorium,” pungkasnya.