Untuk mewujudkan mimpi itu, Malut United akan kembali bersiap dan melakukan evaluasi di sejumlah aspek menjelang laga melawan Persiraja. Terkini, Imran selaku pelatih kepala menyoroti konsentrasi para pemain dalam leg 2 kontra Semen Padang.

“Pemain sudah bekerja keras, tapi kami kehilangan konsentrasi saat set piece,” ujar Imran dalam jumpa pers usai pertandingan.

Ya, skema gol yang ke gawang Malut United dalam laga melawan Semen Padang berawal dari sepak pojok yang gagal dilakukan dengan cepat dan kurang diantisipasi pemain Laskar Kie Raha.

Kapten Semen Padang, Rosad Setiawan, mengirimkan umpan parabol ke tiang jauh yang melewati jangkauan bek Rio Saputro dan kiper Aldhila Ray Redondo sehingga bola disambar oleh sang pencetak gol, Ahmad Ihwan, pada menit ke-23.

Terlepas dari satu gol yang bersarang di gawang Malut United, Redondo mampu melakukan 6 penyelamatan penting pada pertandingan kontra Semen Padang.

Di laga ini, Malut United melepaskan total 14 tembakan, masing-masing 7 di setiap babak. Di paruh pertama, Jose Wilkson dkk hanya punya satu shot on target dan 2 berhasil diblok lawan.

Pada babak II, shot on target Malut bertambah satu dan 3 tendangan berhasil diblok pemain Semen Padang, termasuk di pengujung pertandingan.