Wanita kelahiran Ambon ini juga mengingatkan agar wartawan dapat berkoordinasi dengan pengawas Pemilu apabila menemukan dugaan pelanggaran.

“Dalam pengawasan kita libatkan staf sekretariat untuk mendampingi dan menjalin komunikasi dalam melakukan pengawasan,” ucap dia.

Anggota Bawaslu Maluku Utara, Rusly Saraha dalam kesempatan itu menambahkan, upaya pencegahan, pengawasan, dan penindakan yang dilakukan Bawaslu dinilai gagal apabila pelaksanaan pungut hitung tidak berjalan dengan semestinya.

Sebab itu, dia menekankan agar pengawasan pungut hitung dilakukan secara ketat supaya Pemilu berjalan damai dan kondusif.

“Kegagalan dalam pungut hitung maka upaya baik kita selama ini dianggap tidak berhasil,” cetusnya.

Sekadar diketahui, dalam agenda rapat persiapan teknis tersebut dihadiri perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku Utara, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Maluku Utara, perwakilan SKPP, BEM Unkhair, dan Pemantau Pemilu.