“Kualitas air ini kan merupakan habitat dari ikan yang seharusnya menjadi sumber mata pencarian nelayan, dan sebagai sumber pangan protein untuk masyarakat itu kan sudah tidak lagi,” cetus dia.

 

Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjar Taher yang ditemui tandaseru.com di rumah jabatannya, Jumat (22/12/2023) menyebutkan, angka kemiskinan tertinggi di Halmahera Timur salah satunya dialami masyarakat yang bekerja di sektor perikanan.

 

“Memang saat ini kemiskinan tertinggi itu terjadi di sektor pertanian, dan perikanan,” ucap Anjas.

 

Anjas pun tak menampik bila persentase penduduk miskin di Halmahera Timur termasuk yang tertinggi dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.

 

Sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, penduduk miskin di Kabupaten Halmahera Timur menempati urutan pertama tertinggi di Maluku Utara dengan persentase tertinggi.

Infografis persentase penduduk miskin 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara Tahun 2017-2022 berdasarkan data BPS Provinsi Maluku Utara.(Desain grafis: Ardian Sangaji)

Menurut Anjas, kemiskinan yang terjadi di Halmahera Timur disebabkan oleh beberapa faktor. Di antara yang menjadi faktor utama adalah persoalan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar kecamatan yang belum merata. Seperti akses jalan di Kecamatan Maba Utara-Kecamatan Wasile Utara yang saat ini pembangunannya diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

 

Anjas menjelaskan, infrastruktur jalan yang belum mampu menopang aksesibilitas sangat berpengaruh pada perputaran perekonomian masyarakat. Misalnya yang dialami petani kelapa dengan produksi kopra kesulitan mengakses pasar, mengakibatkan petani harus menjual kopranya ke tengkulak dengan harga murah.