Di babak I, Malut melepaskan 5 tembakan dengan 2 yang mencapai target. Sedangkan Deltras punya 4 tembakan dan 3 mencapai sasaran.

Berupaya mempertahankan keunggulan, Imran kembali melakukan pergantian dengan mempertebal tembok pertahanan. Bek Donni Harold Monim mendampingi dua centre-back, Muh. Rio Saputro dan Jeong Ho-min.

Gempuran bertubi-tubi Deltras akhirnya membuahkan hasil lewat gol bunuh diri Rio Saputro di masa injury time (90+3′). Upaya hendak menghalau bola namun kaki Rio malah membuat si kulit bundar mengarah ke gawang dan tidak mampu dihalau oleh kiper Ray Redondo yang sudah salah posisi.

“Saya berterima kasih kepada dukungan luar biasa suporter Malut United yang hari ini memenuhi stadion. Kemenangan ini kami persembahkan bagi pendukung Malut di manapun berada,” ucap Imran Nahumarury saat jumpa pers.

Kepada wartawan yang menghadiri sesi jumpa pers usai laga, Imran menyebut menjalani kompetisi itu ibarat maraton. “Tim harus punya perencanaan yang panjang,” katanya.

Frets Butuan sebagai perwakilan pemain juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung Malut di manapun berada.

“Sebagai pemain, kami selalu diingatkan oleh pelatih bahwa yang menentukan hasil itu adalah persiapan dan kerja keras di lapangan, bukan mengandalkan nama besar,” tutur Frets.