“Terima kasih tak terhingga kepada Pemda Provinsi Maluku Utara, telah menjadikan RSUD Dr. Chasan Boesoirie sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi mahasiswa kedokteran,” ucap Ridha.

Ia bilang, jika RSUD CB dialihkan dalam bentuk hibah ke Unkhair maka itu akan menjadi kado terbaik, serta keputusan dan support paling fenomenal dari Plt Gubernur M Al Yasin Ali terhadap dunia pendidikan, khususnya Fakultas Kedokteran.

Ridha memaparkan, kesembilan dokter tersebut merupakan hasil kerja keras dan tempaan proses begitu ketat selama menjalani pendidikan profesi dokter.

“Mewakili seluruh civitas akademika Universitas Khairun, menyampaikan selamat kepada para dokter muda, beserta keluarga yang disumpah,” ucapnya.

Sumpah profesi dokter, ia berujar, patut menjadi tonggak penting dan bersejarah dalam kehidupan. Pembacaan sumpah momentum dimulainya suatu tahapan mengemban tanggung jawab besar, yaitu profesi dokter.

“Ingat, kini anda memasuki dunia kerja, pengabdian, dan berbeda dengan profesi lainnya. Dokter sejatinya profesi untuk pengabdian kepada masyarakat. Pegang teguh etika profesi dokter, baca berulang-ulang, seperti apa profesi dokter. Jalani profesi ini sesuai kode etik. Junjung tinggi rasa kemanusiaan, lakoni dengan cara terhormat, dan memelihara martabat dari tradisi luhur profesi dokter yang membanggakan,” tandas Ridha.

Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Muhlis Jaelani saat membacakan sambutan Gubernur menyampaikan selamat kepada dokter muda yang menyandang suatu profesi mulia sebagai abdi masyarakat di bidang kesehatan.