Diskusi Politik dan Penajaman Agenda Kerja

Bukan hal-hal receh, Graal mengajak warga berdiskusi tentang politik sekaligus menajamkan agenda kerjanya dalam pencalonan sebagai anggota DPD-RI Provinsi Maluku Utara.

“Kegiatan ini ibaratnya sebuah adangan. Di saat warga akan berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), saya (Graal) mengadang dan bertanya pada mereka, ‘Ngoni memilih kandidat itu berdasarkan apa? Hal-hal apa saja yang ngoni pertimbangkan?’,” jelas kandidat DPD-RI 2024 Dapil Maluku Utara ini.

Dr. Graal dan warga Desa Ploly berdiskusi menajamkan agenda kerja (16/1/2024). (Istimewa)

Menurutnya, kita perlu bijak menggunakan hak pilih. Ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tidak selalu baik, kita perlu pertimbangan matang untuk menentukan pilihan kita.

Warga pun senang dengan kegiatan ini. Ada adik di Kelurahan Moti Kota, Ternate bertanya, “Menurut Kaka Graal, bagaimana kita harus memilih? Apa saja bagitu yang perlu kitong pertimbangkan dari kandidat-kandidat itu? Karena selama ini, di sini warga hanya tahu praktik politik itu ya ‘ada doi, ada suara’.”

Warga Desa Ploly aktif bertanya dan berdiskusi (16/1/2024). (Istimewa)

Optimisme Warga

Optimisme dan antusiasme warga untuk berdiskusi tentang politik begitu terasa. Warga memadati lokasi. Meski terik matahari ataupun larut sampai malam, mereka enggan beranjak.

Setelah diskusi selesai, ada seorang Bapak warga Ploly menghampiri Graal. Ia berujar, “Terima kasih Pak Graal so datang jao-jao ke desa kami, Ploly. Jujur saja kita ini so muak dan jenuh dengan caleg/kandidat yang datang hanya babagitu saja. Tarada kapasitas, hanya bajanji ini dan itu, lalu dong pergi. Sejauh ini tarada yang kase torang pendidikan politik seperti ini.”