Di 10 desa yang ia kunjungi warga spontan berujar komitmen siap memilih Mifta, asalkan perjuangkan aspirasi warga yang tertunda hampir 5 tahun ini dikawal.

“Warga siap kasih suara tapi catatan harus lihat warga Desa Pandanga dan desa lain. Saya tidak janji, tapi saya akan buktikan itu di parlemen sebagai kaum perempuan harus siap,” tegasnya.

“Alhamdulillah saya turun silaturahmi di Desa Pandanga, Joubela, Galo-Galo, Mandiri, Kolorai, Pilowo, Dehegila direspon baik,” tambah Mifta.

Ia menambahkan, siap menampung keluhan warga bersama PDIP yang berkomitmen merakyat.

“Inshaa Allah kalau saya jadi DPRD tahun 2024-2029 saya akan menjadi anggota DPRD merakyat. Apapun yang rakyat keluhkan ke saya, saya akan turun ke desa-desa dan itu sudah menjadi visi program saya. Sekali lagi sebagai kaum perempuan caleg DPRD partai PDIP dapil 1 tetap optimis perjuangkan hak-hak perempuan juga karena kaum perempuan itu identik dengan ibu kita pertiwi,” pungkasnya.