Imran Nahumarury melihat hal tersebut sebagai pelajaran berharga. Tim pelatih akan melakukan evaluasi agar tim lebih siap menatap 12 besar.

“Pelatih dan pemain tidak menginginkan kekalahan. Tapi, kami melihat kekalahan ini sebagai pelajaran supaya ke depan lebih baik,” ujar Imran.

Menurut Imran, evaluasi terpenting adalah cara merespons situasi di lapangan. “Banyak yang harus diperbaiki, terutama soal respons ketika tertinggal dan kehilangan bola.”

Malut United dipastikan finis di peringkat kedua klasemen Grup 2 setelah pulang dari markas FC Bekasi City tanpa raihan poin. Bagus Nirwanto dkk. mengakhiri perjuangan di putaran awal dengan koleksi 22 poin dari hasil 6 kemenangan, 4 imbang, dan 2 kekalahan.

Skuad asuhan coach Imran Nahumarury tertinggal 4 poin dari FC Bekasi City selaku pemuncak klasemen Grup 2. Sementara itu, di peringkat ke-3 terdapat PSIM Jogja yang mencatatkan raihan 21 poin.

Perjuangan Malut United masih akan berlanjut. Setelah melalui babak penyisihan awal bersama FC Bekasi City dan PSIM Jogja, Laskar Kie Raha bakal memperjuangkan harapan di 12 besar.