Oleh: Arman Buton
Pegiat Demokrasi
_______
DEMOKRASI adalah sistem politik yang kompotitif yang di dalamnya terdapat persaingan teoritis tentang ide dan konsep dalam menjabarkan alternatif-alternatif kebijakan publik yang tepat untuk kepentingan rakyat.
Demokrasi dan pemilu adalah upaya rakyat memanfaatkan kepentingan politiknya dengan baik dan benar. Kepentingan politik rakyat adalah yang berkaitan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Mereka (rakyat) harus mendapatkan perlindungan hukum atas hak kepemilikan lahan perkebunan, hak untuk mengenyam pendidikan, hak mendapatkan jaminan kesehatan, hak untuk menikmati infrastruktur yang layak dan lain-lain. Sedikit dari semua mungkin saja bisa terwujud melalui intervensi DPR sebagai utusan dan perwakilan rakyat.
Kita bisa lihat, rekam jejak anggota DPRD dari satu periode ke periode lainnya, dari semenjak dimekarkan daerah yang kita cintai ini pada tahun 2003 silam. Bahwa catatan kinerja DPR sampai sekarang masih jauh dari semangat demokrasi, masih jauh dari mimpi dan cita-cita rakyat Sula yang terbingkai dalam semagat “Dad Hia Ted Sua”. Potret perjalanan panjang demokrasi kita masih jauh dari harapan.
Selanjutnya siapa yang harus bertanggungjawab? Rakyat? Atau mereka yang rakyat wakilkan?
Kini satu periode hampir selesai, terhitung hingga hari ini sudah empat setengah tahun lebih. Apa saja yang telah dikerjakan DPR? Kepentingan rakyat manakah yang telah diperjuangkan? Bukankah para sopir-sopir angkot kota Sanana rela menunggu antrian seharian untuk mendapatkan BBM?


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.