Komitmen untuk selalu bermain maksimal dan tidak memilih lawan tak hanya ada di benak tim pelatih. Para pemain yang setiap hari berproses mengasah kemampuan dan kekompakan juga memiliki pikiran serupa.

“Pemain siap menatap laga terdekat dan babak 12 besar. Soal posisi di klasemen akhir, bukan masalah bagi Malut United,” ujar Frezy Al Hudaifi, salah satu pemain U21 milik Laskar Kie Raha.

Laga tandang melawan FC Bekasi City menjadi tantangan serius bagi Malut United. Saat berjumpa di putaran pertama, skuad asuhan coach Imran Nahumarury ditahan imbang 1-1 oleh Laskar Kuda Hitam. Gol Malut United ketika itu dicetak oleh Eduardus Aditya Dwi Prasetya.

Meski begitu, Malut United tetap punya peluang besar untuk meraih poin penuh dan naik ke posisi teratas klasemen.

“Kuncinya adalah kerja keras. Kalau pemain sudah bekerja keras dan bermain sesuai game plan, hasil akan mengikuti,” tutur Imran.

Malut United membawa modal positif ke markas FC Bekasi. Pada 3 laga sebelumnya, Bagus Nirwanto dkk. berhasil meraih kemenangan beruntun atas Perserang Serang (1-0), Nusantara United (1-0), dan Persikab Kabupaten Bandung (2-1).

Rentetan kemenangan tersebut membuat Malut United naik ke peringkat kedua. Koleksi poin skuad asuhan coach Imran Nahumarury adalah 22.