“Sekali lagi ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami penyelenggara karena bisa menggabungkan empat kabupaten/kota untuk datang ke Tidore,’’ kata Faya.

Tak kalah penting dari panggung hiburan adalah para pelaku usaha 15 UMKM yang membuka booth mereka di FMTI Marasante 2023. Terakumulasi pendapatan di hari pertama sejumlah Rp 18 juta lebih dan di hari kedua sebanyak Rp 28 juta.

“Dengan skala event yang terbilang medium, pendapatan UMKM tersebut merupakan keberhasilan tersendiri, dikarenakan kita bisa mengetahui jumlah pengunjung yang datang dilihat dari hasil penjualan,” ungkapnya.

Ditanya apakah Tidore masih diberikan kesempatan melanjutkan FMTI tahun depan, Faya bilang, Kemendikbud Ristek RI melalui Direktorat Perfilman dan Media Ahmad Mahendra dalam sambutannya di FMTI Kalimantan Timur 2023 menyampaikan FMTI Tidore masih tetap di-support kementerian.

“Support secara berkala selama 3 tahun berturut-turut dikarenakan Marasante kemarin bisa dibilang berhasil sehingga kami optimis bahwa komunitas di Tidore masih semangat untuk melanjutkan kegiatan ini dan juga saya berharap Pemerintah Kota Tidore dapat memberikan dukungan penuh terkait kegiatan ini,” pungkas Faya.