Sementara pemilik rumah ketika dikonfirmasi mengatakan ia mendapat informasi dari warga bahwa rumahnya terbakar.

“Rumah papan itu dibangun pada tahun 2015 menghabiskan anggaran sekitar Rp 150 juta,” ucap Muksin.

Sejak tahun 2019 rumah itu sudah tak dihuni. Meski begitu, kata Muksin, ia dan istrinya sering datang membersihkan.

“Yang ada dalam rumah berupa lemari pakaian dan isinya serta tiga buah oven kue. Saya sesalkan apa penyebab kebakaran karena lampu sudah tidak digunakan walaupun meteran listrik masih terpasang,” pungkasnya.