Sementara itu, Lurah Zakaria yang menerima langsung bantuan untuk warganya ini menyatakan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pihak yang telah menyumbang seperti Ibu Jaya.
Menurut Zakaria, sebelumnya ada beberapa bantuan yang berangsur-angsur disalurkan untuk warga korban kebakaran. Mulai dari pakaian layak pakai, bahan bangunan, sembako, dan uang tunai.
Bantuan itu seluruhnya dikumpulkan untuk kebutuhan warganya yang menjadi korban.
Bahkan, pemerintah kota pun telah menyalurkan bantuan Rp 10 juta untuk per-unit rumah yang terbakar.
“Kami juga sangat mengharapkan kepada pihak-pihak yang ingin membantu kami, terutama fokus pada bantuan bahan bangunan,” kata Zakaria.
Dengan pembiayaan yang terbatas, pihaknya kata Zakaria, selalu berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik dengan berbagai lembaga pemerintah, swasta maupun perorangan.
Saat ini, lanjut dia, tim penanganan yang dibentuk pemerintah kelurahan maupun warga bergotong-royong untuk fokus membangun jalan rabat beton.
Setelah pembangunan jalan rampung, mereka melanjutkan pembangunan rumah warga. Model bangunannya pun akan ditata lebih rapi sehingga menghindari kesan kumuh, juga menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Jadi setiap hari itu masyarakat di sini yang barangkali belum punya aktivitas, mereka kesini bergotong-royong. Kita juga target setiap Sabtu-Minggu itu ada bakti di sini,” tandas dia.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.