Hanya saja, ada saja pedagang yang memanfaatkan kelengahan petugas memindahkan dagangannya berjualan di tepi jalan.

“Kadang kami sampai kucing-kucingan mereka jaga kami tidak ada mereka keluar lagi. Tapi sudah lah, kami anggap itu kami punya tugas, pelan-pelan kami tata,” ungkap dia.

Bahkan untuk menjaga ketertiban pedagang di pasar, petugas terpaksa diberi tugas ekstra dengan ditambahkannya jadwal pengawasan di saat waktu istrahat.

“Saya ambil mereka (petugas) punya waktu untuk istirahat, saya bikin jadwal. Jadi ini jadwal penertiban setiap hari,” akunya.

Di samping itu, Nursidah juga menegaskan, dirinya tidak akan main-main dan mengambil langkah tegas jika ada oknum di Disperindag Ternate yang kedapatan melakukan pungutan liar kepada pedagang.

“Jadi kalau kedapatan kami akan proses sesuai prosedur, dia akan disidangkan di kepegawaian, hukumannya sesuai kode etik ASN, kalau PTT, kalau pelanggarannya berat langsung diberhentikan,” tegas dia.