“Lama-lama juga pastiu, karena ketika kami datang ke kabupaten terus kami pulang ke kampung, pendukung pasti tanya dia punya hasil,” tukasnya.
Untuk mengantisipasi amarah warga, ia terus berupaya menjelaskan sebisa mungkin supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Karena saya tidak mau jangan sampai saya punya kepentingan, warga yang jadi korban,” tuturnya.
Informasi terakhir dari Camat Morselbar, sambungnya, sehari dua sudah ada penjabat kades sebelum dilakukan pelantikan kades definitif.
“Tapi sampai hari ini belum, sehingga kami datang lagi ke kantor bupati. Jadi kalau bisa Pak Bupati kasih cepat pelantikan ini,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.