Sofyan juga dituding mengebiri hak-hak para guru selama menjabat.

“Karena 12 tahun dia mengabdi dia tara buat apa-apa. Dan setelah dia diganti dia manuver lagi ke provinsi sehingga dia kembali (menjabat) lagi setelah 2 bulan,” jelasnya.

Setelah Sofyan dicopot, jabatan kepsek dijabat Jainudin Pajula selama 2 bulan belakangan.

Dinding sekolah dicoret menolak kedatangan kepala sekolah. (Istimewa)

“Bulan Juni dia diganti dengan Bapak Jainudin Pajula, dan 2 bulan kemudian dia kembali dilantik jadi kepala sekolah, sehingga ada penolakan dari guru, orang tua, dan siswa,” terangnya.

Sementara Kepsek SMKN 1 Sofyan Baba yang dikonfirmasi terpisah belum terhubung hingga berita ini ditayangkan.