Harga Mati
Dari kubu tuan rumah pelatih Malut United, Imran Nahumarury, mengaku sudah mempersiapkan strategi khusus untuk pertandingan kedua.

“Melawan tim berbeda, tentu kami mempersiapkan taktik berbeda. Setelah laga pertama menghadapi PSKC, pasti kami melakukan evaluasi. Saat ini, kondisi semua pemain Malut United siap tempur, nanti siapa yang lebih siap sesuai dengan taktik yang dibutuhkan akan diturunkan sejak awal,” kata Imran saat jumpa pers.

Secara tegas, coach Imran mengatakan laga kandang adalah harga mati untuk mendapatkan poin penuh.

“Kami menghormati Perserang. Coach Lukas Tumbuan juga rekan saya yang sekarang sama-sama mengambil lisensi kepelatihan A Pro. Namun, tak ada kamus imbang bagi Malut United di laga kandang,” kata Imran.

Bagaimana kondisi dan adaptasi pemain asing Malut United? Mantan gelandang tim nasional Indonesia itu menyebut tak ada masalah. Mukhammad Isaev, gelandang asal Uzbekistan disebut sudah menyatu dengan tim. Lalu, striker asal Ghana, Derick Sasraku, terus beradaptasi dengan rekan-rekannya yang baru.

Turut hadir di acara jumpa pers, gelandang Malut Utara, Rafly Selang. Jebolan Garuda Select itu mengaku siap memberikan yang terbaik dan menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih.