Menurut RN, dirinya pun mempersilahkan L pergi ke indekos karena L menyebutkan tidak sendiri melainkan bersama temannya yang baru saja makan bersama.
Apalagi, L merupakan teman dekat I yang juga sudah sekitar 3-4 kali ke kamar indekos tersebut.
“Kalau ibu sendiri mungkin saya tolak. Karena saya pikir ada kakak di situ, ibu juga bilang dengan teman, saya bilang iya sudah kalau begitu ibu ke sini karena saya tahu ada orang di kos,” kata RN.
PTT Satpol PP yang pernah bertugas jaga di kediaman Wawali Kota Ternate ini mengaku, saat istrinya dan penjaga indekos membuka pintu kamar tidak dikunci.
Mulanya dia kaget karena mendengar ada orang yang mengetuk pintu tanpa mengucap salam, tapi begitu pintu dibuka istrinya masuk dan langsung membuat kekacauan.
“Saya kaget langsung saya pe maitua (istri) masuk dia kaco begitu. Saya juga bingung soalnya ibu juga ada di dalam sana. Makanya dia terlalu baribut saya panggil ibu keluar nanti torang kasih tahu bahwa ini tara seperti yang dia tuduh begitu. Cuma karena tadi dia bataria so talalu rame, saya suruh ibu turun dulu lah nanti saya kasih tenang dia,” jelas RN.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.