Tandaseru — DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku Utara meminta klarifikasi Anggota DPRD Halmahera Tengah Jonathan Pata Pata atas video viralnya beberapa waktu lalu.

Jonathan sebelumnya terekam kamera mengamuk di depan Indomaret di Desa Lelilef Sawai.

Dalam sidang klarifikasi, Sabtu (5/8), di kantor DPD, Kota Ternate, Jonathan mengakui tindakannya melampiaskan kemarahan di depan Indomaret. Namun ia membantah dalam kondisi mabuk seperti yang ramai diisukan.

Jonathan memaparkan, insiden itu berawal dari keresahan masyarakat sekitar lantaran tiap kali turun hujan rumah warga selalu tergenang air. Genangan muncul lantaran Indomaret membangun gerai di area yang sebelumnya menjadi daerah resapan air.

“Sebelum pembangunan Indomaret tidak pernah ada genangan. Karena itu sebelum pembangunan kami sudah minta agar Indomaret juga membangun drainase,” ungkapnya.

Selama proses pembangunan gerai, Jonathan mengaku sering mengingatkan juga tentang pembangunan saluran air. Namun setelah gerai kelar dibangun dan beroperasi, ternyata tanpa drainase.