“Jadi, ada beberapa kejadian nelayan yang tenggelam rata-rata meninggal,” ujarnya.

Danlanal mengungkapkan, kurang lebih tiga bulan ia menjabat sebagai Komandan Lanal Morotai, sudah empat nelayan mengalami kecelakaan di laut.

“Nelayan di Morotai Timur, di Pulau Rao satu orang ditemukan meninggal, kemudian satu kapal dari Bitung dan kita melakukan pencarian dengan kapal KRI dan pesawat JN,” ungkapnya.

Pencarian saat nelayan hilang di laut, Lanal melibatkan instansi terkait juga.

“Jadi begitu pencarian kita libatkan personel TNI AL terus kita juga kerja sama dengan pihak Basarnas,” tuturnya.

Ia menyampaikan, Lanal Morotai juga miliki satu KAL Wayabula, speedboat patroli dan lainnya.

“Lanal Morotai juga punya satu Pos AL di Bere-bere Morotai Utara, karena nelayan banyak di sekitar sana (Morotai Utara),” paparnya.