“TNI dan Polri adalah garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa ini sehingga soliditas dan sinergitas harus terjaga dengan baik,” ujarnya.
Kapolda berharap melalui kegiatan ini, para peserta didik mampu merumuskan pokok permasalahan serta menemukan usulan solusi serta memberikan masukan positif terhadap Polri, khususnya Polda Maluku Utara dalam menjaga stabilitas kamtibmas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
PKDN Serdik Sespimti di Maluku Utara juga dilaksanakan pendalaman di Korem 152/Babullah, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, KPU Maluku Utara, Bawaslu Maluku Utara, Kesultanan Ternate dan instansi terkait guna membahas langkah antisipasi konflik jelang Pemilu 2024.
Serdik Sespimti Polri yang diwakili Kombes Pol Partomo Iriananto dalam pendalaman di berbagai instansi menjelaskan, PKDN ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam proses belajar di Sespimti Polri, di mana sebelumnya sudah dilaksanakan Praktik Kerja Luar Negeri.
“Kita dari kelompok 12, mendapat wilayah Provinsi Maluku Utara untuk melaksanakan PKDN dengan tema Strategi Pengelolaan Dinamika Kamtibmas guna Menghadapi Pesta Demokrasi Tahun 2024 dalam rangka Indonesia Maju,” jelasnya.
Menurutnya, dari hasil pendalaman dan diskusi terhadap tema tersebut, pihaknya akan membuat produk naskah tulisan yang nantinya akan dijadikan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi dan Polda Maluku Utara sehingga dapat memberikan masukan untuk mengantisipasi konflik sosial, utamanya dalam pemeliharaan kamtibmas pada Pemilu 2024.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.