• Laporan perubahan saldo anggaran lebih sebesar Rp 29,512 miliar diperoleh dari saldo anggaran lebih (saldo awal) minus Rp 1,988 miliar dikurangi penggunaan saldo anggaran lebih minus Rp 2,476 miliar, dan dikurangi Silpa tahun berjalan sebesar Rp 29,512 miliar dan ditambah dengan koreksi kesalahan tahun sebelumnya sebesar minus Rp 487,332 juta
  • Neraca, yaitu laporan yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan mengenai aset, kewajiban dan ekuitas pada tanggal tertentu. Berdasarkan neraca Pemerintah Kabupaten Halbar per 31 Desember 2022, terdiri dari:
  1. Aset. Posisi aset Pemda Halbar per 31 Desember 2022 sebesar Rp 1,567 triliun mengalami kenaikan Rp 177,777 miliar atau 12,79% dari aset tahun sebelumnya Rp 1,389 triliun. Kenaikan aset dapat dirinci sebagai berikut, aset lancar pemerintah mengalami kenaikan Rp 37,029 miliar, jumlah investasi jangka panjang mengalami kenaikan Rp 2,335 miliar, aset tetap mengalami kenaikan Rp 138,505 miliar dan aset lainnya mengalami kenaikan Rp 194,095 juta
  2. Kewajiban. Posisi kewajiban Pemda Halbar per 31 Desember 2022 sebesar Rp 329,966 miliar mengalami kenaikan Rp 190,904 miliar atau 137,28% dari tahun 2021 sebesar Rp 139,062 miliar. Kenaikan kewajiban disebabkan adanya saldo kewajiban terdiri kewajiban jangka pendek PFK Rp 9,928 miliar, pendapatan diterima dimuka Rp 41,415 juta, kewajiban beban barang dan jasa sebesar Rp 46,463 miliar, kewajiban jangka pendek lainnya Rp 68,034 miliar dan kewajiban jangka panjang Rp 205,498 miliar
  3. Ekuitas Dana. Posisi ekuitas dana Pemda Halbar per 31 Desember 2022 Rp 1,237 triliun yang merupakan kekayaan bersih yang dimiliki oleh Pemda Halbar yang merupakan selisih dari aset sebesar Rp 1,567 triliun dikurangi total kewajiban Rp 329,966 miliar
  4. Laporan Operasional. Berdasarkan laporan operasional untuk tahun yang berakhir sampai 31 Desember 2022 terdapat pendapatan sebesar Rp 760,555 miliar dengan beban sebesar Rp 758,869 miliar sehingga terdapat surplus dari operasi sebesar Rp 1,686 miliar
  5. Laporan arus kas yaitu laporan keuangan yang menyajikan informasi arus kas meliputi arus kas bersih dari aktivitas operasi, arus kas bersih dari aktivitas investasi, arus kas bersih dari aktivitas pendanaan/pembiayaan dan arus bersih kas aktivitas non anggaran/transitoris. Berdasarkan laporan arus kas Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat per 31 Desember 2022 dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Saldo kas awal atau 1 Januari 2022 sebesar Rp 7,327 miliar
  • Arus kas bersih dari aktivitas operasi menunjukkan kemampuan operasi pemerintah dalam menghasilkan kas yang cukup untuk membiayai aktivitas operasionalnya per 31 Desember 2022 sebesar Rp 97,156 miliar terdiri dari:
  1. Arus kas masuk sebesar Rp 877,835 miliar
  2. Arus kas keluar sebesar Rp 780,679 miliar
  3. Arus kas bersih dari aktivitas investasi aset non keuangan sebesar minus Rp 267,666 miliar yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas bruto dalam rangka perolehan dan pelepasan sumber daya ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang terdiri dari: