Tandaseru — Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor, laporan hasil rembuk dan evaluasi kinerja tim percepatan penurunan stunting (TPPS) tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Bappeda, Jumat (21/7), melibatkan seluruh TPPS kabupaten, para camat, dan dihadiri Ketua TP PKK Halbar.
“Rapat koordinasi lintas sektor ini untuk menyampaikan hasil pelaksanaan rembuk stunting kecamatan dan kabupaten penilaian kinerja dan mengevaluasi kinerja TPPS,” ungkap Kepala Bappeda Julius Marau pada tandaseru.com.
Wakil Ketua II TPPS Kabupaten Halbar ini mengatakan, hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan peran TPPS kabupaten, kecamatan dan desa, serta menyinergikan peran TPPS di tiga jenjang ini dengan pemangku kepentingan yang lain termasuk TNI-Polri.
“Jadi dalam rapat evaluasi ini selain mengoptimalkan kita menyinergikan peran, kita juga membahas tentang hasil-hasil rembuk stunting tingkat kabupaten dan kecamatan. Sehingga hasil-hasil itu menjadi rencana kegiatan tindak lanjut (RKTL) di 2023 dan 2024,” ucapnya.
Sementara Ketua TP PKK Meri Popala menyampaikan, lewat rapat evaluasi ini telah disepakati ada 10 poin kesimpulan terkait dengan RKTL setelah rembut stunting tingkat kabupaten dan kecamatan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.