Tandaseru — Warga tiga desa di Kecamatan Morotai Timur, Pulau Maluku Utara, kembali menggelar unjuk rasa, Kamis (13/7). Kedatangan warga Mira, Doku Mira, dan Rahmat (Midora) ke Kantor Bupati itu untuk menagih janji ke Pemerintah Daerah Pulau Morotai.
Warga menuntut janji pemda soal realisasi pembangunan talut sejak 2019 hingga 2023 ini.
“Krisis perhatian pejabat daerah terhadap kelangsungan hidup masyarakat Midora telah menciptakan polemik di tengah-tengah kelangkaan kebutuhan masyarakat Midora terutama dalam segi infrastruktur pembangunan talut dan jalan tani yang tak kunjung terealisasi,” ujar Faisal, koordinator aksi Midora.

“Janji pembang talut ini menjadi pertanyaan besar di balik prestasi besar pemerintah daerah maupun lembaga DPRD. Ini adalah bukti kegagalan besar pemda dan DPRD untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan rakyat,” sambungnya.
Pada Mei lalu, sambungnya, Pemda Morotai dengan tiga pemerintah desa di hadapan seluruh rakyat Midora telah berjanji merealisasikan talut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.