Arli bilang, ini berdampak pada kerugian yang melahirkan kesengsaraan dan kekecewaan petani di Desa Waringin.

“Orientasi masyarakat pada umumnya mata pencarian menurun drastis disebabkan pengaruh dari penggusuran jalan tani,” cetusnya.

Arli menambahkan, pembangunan dan kebijakan yang dirancang pemda dan DPRD Pulau Morotai mencerminkan model pembangunan dari kota, kecamatan hingga desa.

“Menjadi kontribusi besar pada kemiskinan, krisis nilai-nilai kemanusiaan, pelecehan terhadap nilai-nilai demokrasi kerakyatan, semakin meningkat setiap tahunnya,” pungkasnya.