Tandaseru — Solidaritas Pelajar Mahasiswa Waringin (SPMW) Samurai Distrik Universitas Pasifik Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar aksi pemblokiran jalan umum, Senin (10/7).

Aksi ini terjadi di Desa Waringin Kecamatan Morotai Selatan Barat. Pemblokiran dipicu proses penggusuran jalan tani yang tak kunjung selesai dibangun.

Jalan raya diblokir menggunakan batu, bambu, dan pohon pisang berukuran besar.

“Penggusuran sudah menumbangkan tanaman
50 pohon pala,122 pohon cengkeh, 102 pohon kelapa, 4 pohon kapuk, 3 pohon mangga, 50 pohon pisang, dan 10 pohon salak,” papar Koordinator Aksi Arli Baba.

“Sementara Desa Waringin dengan jumlah penduduk 843 jiwa kebanyakan masyarakat bergantung pada aspek pertanian. Tanaman petani sudah korban akibat penggusuran jalan tani tapi tidak diselesaikan oleh pemda,” sambungnya.